
Sumber Gambar: Agrifarming
- Pentingnya Menggunakan Benih Bersertifikat untuk mengetahui pentingnya menggunakan benih bersertifikat.
Bagi Sobat Tania yang baru mulai bertani baik dengan menggarap lahan atau sekedar berkebun di halaman rumah, pasti akan mendapatkan saran baik dari internet atau dari orang yang sudah lama bertani untuk merendam benih sebelum menanamnya. Namun apa manfaat dan bagaimana proses menanam benih yang baik terkadang belum diketahui banyak orang. Pada artikel ini Sobat Tania akan diajak mengetahui tujuan dari merendam benih sebelum ditanam.
Fungsi Merendam Benih
Merendam benih sebelum menanam ternyata memiliki pengaruh yang signifikan dibandingkan benih yang tidak melalui proses perendaman. Proses perendaman akan membantu benih lebih cepat berkecambah (proses awal tanaman mulai tumbuh). Tanaman yang melewati tahap perendaman akan meningkatkan kadar air pada benih, secara alamiah kadar air yang lebih tinggi ini menjadi pemicu pada benih untuk tumbuh. Singkatnya, benih yang melewati proses perendaman relatif lebih cepat tumbuh dibandingkan yang tidak.
Proses Perendaman Yang Benar
- Setiap benih tanaman dari jenis yang berbeda memiliki waktu perendaman yang berbeda-beda namun umumnya proses perendaman bisa berlangsung sekitar 3-24 jam (tergantung apa yang ditanam). Proses perendaman benih bisa dilakukan dengan menggunakan media apapun sebagai wadah untuk airnya. Wadah seperti ember atau panci dapat digunakan sebagai media perendaman benih. Dalam beberapa metode dijelaskan juga bahwa untuk beberapa tanaman semisal padi, dapat digabungkan dengan POC saat proses perendaman.
- Setelah benih direndam sebenarnya benih bisa langsung ditanam baik langsung ke tanah ataupun ke dalam polybag. Namun, untuk beberapa benih seperti tomat dan cabai bisa ditiriskan lalu dilakukan penyemaian. Hal ini dapat dilakukan kepada benih tanaman yang memiliki karakteristik kecil yang dikhawatirkan akan hanyut atau rusak jika ditanam langsung.
- Dalam proses perendaman sebaiknya menggunakan air hangat dengan suhu 50oC sampai 37oC. Perendaman menggunakan air hangat bertujuan agar air bisa lebih meresap ke dalam benih
Kondisi Yang Mengharuskan Benih Direndam
Pada dasarnya tidak ada kewajiban untuk merendam benih sebelum menanam. Namun kondisi lahan yang dirasa kurang baik seperti tidak subur, kering, atau terlalu basah yang intinya akan menghambat proses berkecambahnya benih, sebaiknya benih melakukan perendaman agar meningkatkan peluang tumbuh dari benih itu sendiri.
Selain dari meningkatkan peluang tumbuh, perendaman benih yang dicampur dengan zat lain seperti larutan Ca(OH)2 ataupun POC dapat membantu pertumbuhan benih dan dan meningkatkan ketahanan benih terhadap penyakit. Perendaman benih juga dapat dilakukan kepada tumbuhan lain selain tumbuhan pertanian, contohnya pohon jati dapat juga dilakukan perendaman bibit. Demikian artikel mengenai mengapa benih sebaiknya direndam sebelum ditanam. Apabila Sobat Tania ingin mengetahui tips budidaya tanaman lainnya, Sobat Tania dapat menggunakan fitur Budidaya di Aplikasi Dokter Tania yang berisikan panduan menanam dan informasi mengenai hama penyakit. Selamat mencoba ya!